“Saatku hanya terdiam menatap matamu, jauh didalam hatiku berbisik “Terima kasih tuhan, kau berikanku anugrah terindah didalam hidup ini””
“Aku terluka oleh tulusmu”
“Saat kamu menemukan seseorang yang lebih baik, kamu menjadi ragu. Ragu, entah harus berpindah kelain hati atau tetap bersamanya. Kamu lupa? Berapa banyak orang yang lebih baik darimu dan mungkin lebih sempurna darimu namun ia masih tetap memilih mu? Mempertahankanmu?”
“Mungkin kamu lupa, selama ini hanya dia yang berjuang”
“Berpura-pura ia tidak pernah hadir dan coba membuang semua ingatan. Kenyataan nya ia tak tergantikan”
“Hingga sampai saat ia pergi, dan membuang ingatannya lalu menjauh”
“Kita pernah bahagia dan terluka tepat dibawah titik jatuhnya air, setidaknya”

xxx

Saat esok tlah datang
Bukalah kedua matamu
Namun, janganlah kau menangis
Janganlah kau menyesali semua
Saat kau buka mata itu
Tataplah diriku
Diriku yang tak mungkin lagi membuka kedua mata ini
Diriku yang tak mungkin mengucap kata cinta
Diriku yang biasa menemani hari-harimu
Tataplah aku
Karena, disaatku tak bisa
Tak bisa membuka kedua mata ini
Percayalah sayang,
Hatimu
Dirimu
Separuh jiwamu
Abadi dalam tubuh ini
Hati ini
Raga ini
Kepergianku bukan akhir dari segalanya
Percayalah, suatu saat nanti
Saat mentari menyapamu kembali
Akan ada cinta sempurna
Cinta sejati yang akan menemanimu
Menemani malam-malamu
Hari-hari ceriamu
Pastikan dirimu bahagia sayang
Karena bahagiamu, bahagiaku juga

“I was walking along looking for somebody, and then suddenly I wasn’t anymore.”
“If there ever comes a day when we can’t be together, keep me in your heart. I’ll stay there forever.”
“If ever there is tomorrow when we’re not together… there is something you must always remember. You are braver than you believe, stronger than you seem, and smarter than you think. But the most important thing is, even if we’re apart… I’ll always be with you.”
“Andai mimpi ini terwujud. Aku akan menjadi wanita yang paling bahagia. Mimpi untuk dapat menghabiskan hidupku bersamamu. Belahan jiwaku.”